03 Januari 2010

JANJI KESELAMATAN

Bacaan diambil dari kitab Hosea 1: 10 – 12

Tuhan sedang melancarkan sebuah janji yang sarat dengan makna keselamatan. Camkanlah bahwa tadinya bangsa ini dipanggil dengan nama "Lo-Ami" yang berarti bukan umat-Ku, sekarang disebut sebagai "Ami" yang berarti umat-Ku. Yang semula dipanggil "Lo-Ruhama" (tidak disayangi), sekarang disebut "Ruhama" yang berarti disayangi dengan penuh rahmat.

Pada suatu ketika, Tuhan dapat murka bila umat-Nya melakukan perbuatan melanggar perintah-Nya. Nabi Hosea harus mengawini Gomer binti Diblaim (seorang pelacur) dan kemudian melahirkan anak. Apakah gambaran seperti ini yang Tuhan inginkan? Terlalu besar dan banyaklah kejahatan yang dilakukan umat-Nya itu? Sebuah kisah yang mengharukan dan memalukan seperti itu, harus dijalani nabi Hosea. Nas ini mengecam setiap tindakan dan perbuatan kita yang tidak cocok dengan kehendak Tuhan. Ketidakpekaan terhadap perintah Tuhan dapat membuat kita jatuh dalam pelbagai pelanggaran. Bagaimana caranya kita kembali kepada Tuhan?


Kuncinya adalah menyesali dan memposisikan diri secara tepat, baik di mata Tuhan maupun di mata sesama. Jika sudah menyadari sedalam-dalamnya, segeralah datang kepada Tuhan, mengakui segala dosa. Carilah Dia dengan penuh kesungguhan maka pasti kita selamat (bd.Amos 5:6). Kesempatan untuk bertobat sekarang tersedia. Kesempatan ini tidak selamanya ada, oleh sebab itu kita harus berhenti dari dosa dan mohon pengampunan-Nya. Tuhan akan kembali menyayangi umat-Nya.

Semua manusia begitu berharga di mata Tuhan sehingga ingin Dia selamatkan. Namun bagaimana caranya? Sekarang waktunya untuk berhenti dari dosa, ikutlah Tuhan dengan sepenuh hati dan taat kepada-Nya. Mintalah kepada Roh Kudus untuk memimpin hidup kita, pasti ada damai dan sejahtera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar