19 Januari 2010

DITANGAN YESUS, YANG BIASA MENJADI LUAR BIASA

Bacaan diambil dari kitab Yohanes 2 : 9 - 10

Ada hal-hal tertentu yang mustahil bagi manusia, tetapi tidak mustahil bagi Allah. Itulah yang sering kita dengar atau ucapkan. Memang manusia tidak akan pernah mampu menyamakan dirinya dengan Sang Khalik. Itulah yang terjadi pada peristiwa perkawinan di Kana. Anggur pesta telah habis sama sekali. Lalu apa saja yang ada ? hanya enam tempayan air pembasuh kaki. Dalam tradisi masyarakat saat itu, di setiap rumah disediakan tempayan-tempayan berisi air untuk membasuh kaki sebelum seseorang masuk rumah dan untuk membasuh tangan sebelum memerintahkan para pelayan untuk mengisi penuh tempayan-tempayan dengan air. Pekerjaan itu adalah hal yang biasa. Air di tempayan juga adalah hal biasa yang dijumpai dalam kehidupan mereka. Tetapi kemudian apa yang terjadi ?
 
Ketika Yesus memerintahkan para pelayan mencedok dan membawa air itu kepada pemimpin pesta. Ternyata air yang biasa itu telah berubah menjadi air anggur yang terbaik dan setiap orang dapat menikmati anggur itu sampai puas.

Yesus hendak mengajarkan kita,
Pertama: bagi Yesus tidak menjadi anggur yang luar biasa. Tanpa kehadiran Yesus, hidup ini hampa, tak bermakna. Tetapi bila Ia hadir, Ia akan mengisi kekosongan hidup kita dengan hal-hal yang berarti. Bila Yesus hadir dalam hidup kita, Ia akan menyempurnakan kekurangan-kekurangan kita, sehingga hidup kita berarti. Yesus memberi serta menjadikan hidup kita berkualitas.

Kedua : Yesus mampu melakukan perkara-perkara besar dari hal-hal biasa. Ia juga mau melakukan perkara-perkara besar dalam hidup kita, asal kita memberi tempat bagi-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar