27 September 2009

Memenangkan Jiwa Bagi Tuhan Yesus

  • Keselamatan Itu Ada Di Dalam Seorang Pribadi
Satu-satunya kebenaran yang harus diyakinkan seyakin-yakin-nya dalam hati dan pikiran seorang pemenang jiwa ialah bahwa Yesus Kristus bukan suatu doktrin atau asas pelajaran. Tuhan Yesus adalah seorang Pribadi yang hidup, yang tidak dapat ditahan oleh kubur, dan dan yang pada sekarang hidup dan menunggu kesediaan manusia untuk mengadakan pertemuan secara pribadi dengan Dia.

Mungkin seorang percaya akan Alkitab dari halaman pertama sampai yang terakhir, tetapi ia tidak memperoleh keselamatan, sebab keselamatan itu ada di dalam Pribadi Yesus Kristus dan bukan di dalam sebuah kitab, Alkitab sekalipun. Orang harus bertemu dengan Kristus dari Alkitab itu dan menerima Dia ke dalam hatinya. Jika tidak demikian, maka yang diperolehnya tidak banyak berbeda dengan agama-agama lain di dunia ini. Peristiwa pertemuan dan penerimaan secara pribadi inilah yang membedakan kekristenan dengan agama-agama yang lain.

Agama-agama di dunia ini mempunyai suatu persamaan. Orang-orang diminta supaya menerima doktrin-doktrin atau asas-asas pelajaran, meyakini cara-cara dan jalan kehidupan, dan pada hakekatnya yang dikehendaki agama ialah supaya orang Percaya Sesuatu; sedangkan yang dikehendaki firman Allah ialah supaya orang MENERIMA SEORANG PRIBADI. Betapa besar bedanya "percaya sesuatu" dengan "menerima seorang Pribadi".
Dimanakan letak perbedaannya ? Yang pertama adalah suatu pikiran atau pendapat dan yang kedua adalah suatu pengalaman.

Jika hidup itu ada di dalam Yesus Kristus sebagaimana dinyatakan di dalam Yohanes 14:16, maka sesungguhnya hanya ada satu jalan: Seorang harus memiliki Yesus Kristus secara pribadi supaya diselamatkan.

Ayat pendukung (1Yoh 5: 11-12).
"Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barang siapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barang siapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup"


  • Memenangkan Jiwa Bagi Yesus Berarti Memperkenalkan Orang Kepada Yesus
Seseorang harus bertemu dahulu dengan Kristus untuk dapat menerima Dia. Tugas kita-lah yang sudah mengenal Yesus sebagai Juruselamat pribadi kita yang harus memperkenalkan Dia. Memperkenalkan Tuhan Yesus sama dengan cara kita memperkenalkan orang apabila seorang bertemu dengan seorang lain, hanya terdapat perbedaan bahwa orang yang akan kita perkenalkan tersebut tidak dapat merasakan genggaman tangan dalam berjabat tangan, atau mendengar suara (perkataan) apabila berbicara dengan Tuhan Yesus, sebab kini Ia tidak bekerja dalam tubuh yang kelihatan di tengah-tengah kita.

Ia datang kepada kita sekarang sebagai ROH yang hadir di segala tempat supaya kita dapat menerima Dia dengan sesungguhnya. Hanya dengan demikian, yaitu di dalam ROH, kita semua dapat memiliki Dia dengan sepenuhnya. Keadaan ini seakan-akan menjadikan hal memperkenalkan itu agak sukar, tetapi ada pertolongan bagi kita.

Bukan kepandaian berbicara, bukan kecakapan dalam peragaan ataupun ilmu jiwa yang menjadikan Kristus nyatabagi setiap orang. Hanya Roh Kudus yang dapat mewujudkan hal ini di dalam diri seseorang, maka hendaknya si pemenang jiwa harus tetap pada kedudukannya sebagai orang yang memperkenalkan dan menyerahkan hal ini kepada Roh Kudus. Roh Kudus pasti tidak akan gagal dalam hal ini. Roh Kudus akan meyakinkan orang tersebut, bahwa Yesus sedang berada bersama anda.

Selalu ada tanggapan sesaat setelah perkenalan itu terjadi. Roh Kudus memperhatikan hal ini. Keputusan yang diambil, apakah keputusan untuk menerima Kristus atau untuk menolak Dia,membuktikan kehadiran_nya.

  • Anda Memerlukan Suatu Rencana
Setiap usaha memerlukan rencana terlebih dahulu, demikian juga untuk memenangkan jiwa bagi Yesus. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
  1. Rencana itu dapat menimbulkan keyakinan dan menghasilkan keberanian.
  2. Dengan rencana ini anda dapat mengetahui adanya tantangan dan tanggapan dari orang yang anda hadapi.
  3. Anda dibebaskan dari perasaan tertekan memikirkan gerak-gerik tubuh, sehingga dengan bebas anda dapat memusatkan pikiran pada orang yang dilayani dan pada kehadiran Tuhan.
  4. Anda dapat memimpin percakapan itu.
  5. Rencana itu mengatur supaya anda tetap pada sasaran dan bekerja dengan teratur sehingga orang yang dilayani itu menerima keselamatannya
  6. Rencana ini memberi kesempatan bagi anda untuk memikirkan jawaban-jawaban dan tanggapan-tanggapannya dengan bebas serta mengetahui pendapat orang yang dilayaniitu. Anda tidak akan bingung mengenai apa yang harus anda katakan berikutnya.
  7. Anda tidak memerlukan banyak ayat Alkitab ataupun bantuan lainnya
  8. Dengan rencana ini anda dapat segera membawa orang yang dilayani pada suatu keputusan.
  9. Dengan rencana ini anda sendir tidak akan menjadi bingung.
  10. Dengan rencana ini orang yang dilayani itu dapat mempercayai anda, karena anda sendiri menunjukkan kepercayaan yang teguh.
  11. Dengan rencana ini anda tidak perlu kuatir tentang:"Bagaimana anda menjelaskan tentang Kristus dan Keselamatan itu?"
  12. Anda akan senantiasa siap sedia setiap saat bila Roh Kudus membukakan kesempatan bagi anda untuk memenangkan jiwa bagi Tuhan Yesus.
  • Anda Memerlukan Alat
  1. Sebuah Kitab Perjanjian Baru ukuran saku
Mengapa kitab Perjanjian Baru ukuran saku?
  1. Untuk mempermudah anda dalam penyimpanan dan dapat dibawa kemana-mana, serta berikan tanda-tanda pada Perjanjian Baru anda agar anda dapat dengan cepat menemukan ayat -ayat yang anda butuhkan, sebab terlambat sedikit saja iblis dapat mengambil kesempatan karena anda terlalu lama mencari ayat-ayat tersebut, sehingga menyimpang dari sasaran.
  2. Bacaan rohani yang diperlukan bagi orang yang baru percaya.


Semoga anda terbeban untuk memenangkan Jiwa bagi Tuhan kita Yesus Kristus, karena kita harus melakukannya sebab itu merupakan kesenangan bagi Tuhan kita Yesus Kristus, sehingga tidak hanya kita yang mendapatkan Kehidupan Yang Kekal di dalam Yesus Kristus, melainkan semua orang.

Salam Sejahtera di dalam Tuhan kita Yesus Kristus.








25 September 2009

Semuanya Diawali dengan Allah

Shalom Saudara Seiman !

Ini bukan mengenai anda.

Tujuan hidup anda jauh lebi besar dari prestasi pribadi anda, ketenangan pikiran anda, atau bahkan kebahagiaan anda. Ini jauh lebih besar daripada keluarga anda, karier anda atau mimpi-mimpi terliar atau ambisi anda. Jika anda ingin tahu mengapa anda ditempatkan di bumi, anda harus memulainya dengan Allah, anda dilahirkan oleh tujuanNya dan untuk tujuan-Nya.

Pencarian tujuan hidup telah membingungkan banyak orang selama ribuan tahun. Ini karena kita pada umumnya memulai dengan titik awal yang keliru, yaitu diri kita sendiri. Kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berpusat pada diri sendiri seperti;
  • Ingin menjadi apakah aku kelak ?
  • Apa yang sebaiknya aku lakukan dengan hidupku ?
  • Apakah saran-saranku, abisi-ambisiku, impian-impianku untuk mas depanku ?
Memusatkan perhatian pada diri sendiri tidak akan pernah menyingkapkan tujuan hidup kita. Alkitab berkata, "Bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan bernafas setiap manusia."

Bertentangan dengan apa yang banyak dikatakan oleh buku-buku, film-film dan seminar-seminar terkenal, anda tidak akan menemukan makna hidup dengan mencarinya ddi dalam diri anda sendiri. Anda mungkin telah mencobanya. Bukan anda yang menciptakan diri anda, jadi and tidak tahu sama sekali untuk apa anda diciptakan!
Jika saya memberi anda suatu barang yang belum pernah anda lihat, anda tidak akan mengetahui manfaatnya, dan barang tersebut juga tidak akan bis memberi tahu anda. Hanya pencipta atau buku panduan pemiliknya yang bisa mengungkapkan kegunaan barang itu.

Saya pernah tersesat di suatu daerah, ketika saya berhenti untuk menanyakan arah yang saya tuju,"tetapi jawaban yang saya dapat adalah saya berada di arah yang salah dan saya harus memulainya kembali dari arah yang berbeda!" Demikian juga, anda tidak bisa sampai pada tujuan hidup anda jika anda memulainya dengan berpusat pada diri sendiri. Anda harus mengawalinya dengan Allah Pencipta anda. Anda ada hanya karena Allah menghendaki anda ada. Anda diciptakan oleh Allah dan untuk Allah - dan sebelum anda memahaminya, kehidupan tidak akan pernah dipahami. Hanya di dalam Allah lah kita menemukan asal - usul kita, identitas kita, makna kita, tujuan kita, pentingnya kita, dan masa depan kita. Karena setiap jalan lain membawa kita ke jalan buntu.

Banyak orang berupaya memanfaatkan Allah untuk aktialisasi diri mereka sendiri, ini merupakan pemutarbalikkan alam dan pasti gagal. Anda dijadikan untuk Allah dan bukan sebaliknya,dan menjalani hidup berarti membiarkan Allah memakai anda bagi tujuan-Nya, bukan anda yang menggunakan Allah bagi tujuan anda sendiri.
Alkitab berkata, "Karena memikirkan hal - hal yang dari daging merupakan jalan buntu; perhatian kepada Allah membawa kita ke suatu tempat terbuka, yaitu kepada kehidupan yang bebas dan luas."

Lalu bagamana cara anda dapat menemukan tujuan Allah menciptakan anda ?
  • Kita dapat dapat melihat pada apa yang telah Allah nyatakan tentang kehidupan di dalam Firman-Nya. Inilah cara termudah utuk menemukan tujuan hidup anda; "Tanyakan pada Allah"
Allah tidak meninggalkan kita di dalam kegelapan untuk bertanya-tanya dan menebak. Dengan jelas Dia telah menyatakan lima tujuan - Nya untuk kehidupan kita di dalam Alkitab. Alkitab ialah buku panduan kita, yang menjelaskan mengapa kita hidup, bagaimana kehidupan berjalan, apa yang harus dihindari, dan apa yang bisa terjadi pada masa depan. Alkitab menjelaskan apa yang tidak mungkin diketahui oleh buku-buku filsafat. Alkitab berkata, " Hikmat Allah... tersembunyi jauh di dalam maksud - maksud-Nya.... Apa yang Allah tentukan sebagai cara untuk memunculkan hal terbaik yang Ia ciptakan di dalam kita bukanlah berita terbaru, melainkan lebih merupakan berita tertua."

Allah bukan hanya sekedar titik awal dalam kehidupan anda; Dialah sumber kehidupan. Untuk menemukan tujuan hidup anda, anda harus melihat Firman Allah, bukan hikmat dunia. Anda harus membangun kehidupan anda di atas kebenaran-kebenaran kekal yaitu "Firman Allah" bukan psikologi umum, motivasi sukses atau kisah-kisah yang memberi inspirasi, sebab Alkitab berkata, "Di dalam Kristus-lah kita menemukan siapa kita dan untuk apa kita hidup, jauh sebelum kita mendengar tentang Kristus untuk pertama kali, dan membangkitkan harapan-harapan kita, Dia telah melihat kita, merancang kita bagi kehidupan yang penuh kemuliaan, bagian dari keseluruhan tujuan yang Dia kerjakan di dalam segala sesuatu dan semua orang." AMIN

Pertanyaan penting
  • Pernahkah anda ragu atau merasa bimbang mengenai tujuan hidup anda?
  • Sebutkan cara-cara yang pernah anda pakai untuk menemukan tujuan hidup tetapi gagal?
  • Menurut anda mengapa banyak orang mencoba menemukan tujuan hidupnya di luar Allah penciptanya?