03 Januari 2010

ROH KUDUS MENOLONG ORANG DALAM PERUBAHAN

Bacaan diambil dari kitab Mazmur 30: 12 – 13
Sabtu, 14 Nov 2009

Pemazmur sangat menyadari bahwa Tuhanlah yang dapat mengubah segala sesuatu. Tuhan mengubah hidup yang penuh kesedihan menjadi kegirangan. Kesadaran pemazmur bahwa Tuhan adalah sumber perubahan memperlihatkan pemahaman pemazmur akan ketidakterbatasan Tuhan dan keterbatasan kita sebagai manusia ciptaan-Nya. Peran manusia dalam perubahan adalah sebagai perilaku perubahan, bukan sebagai pembuat perubahan. Pengakuan ini seharusnya membuat manusia tidak pernah putus asa kalau ada situasi yang sangat merusak dan menurut hitungan manusia tidak mungkin berubah. Kita percaya Allah yang adalah sumber perubahan itu akan mengubah segala sesuatunya menurut cara dan waktu-Nya. Perubahan yang dilakukan-Nya selalu mengarah kepada yang lebih baik. Karena itu, bila menghadapi situasi yang sangat menakutkan, percayalah bahwa Tuhan sanggup mengubah segala sesuatu menjadi lebih baik. 
 
Tujuan dari tindakan perubahan yang dilakukan oleh Allah adalah supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi Tuhan, supaya hidup orang yang diubahkan tidaklah berdiam diri. Perubahan yang dilakuakn oleh Allah seharusnya membawa orang percaya selalu bersyukur dan menyanyikan mazmur bagi-Nya. Orang yang hidupnya penuh dengan keluh kesah dan cacian, serta melihat hidup orang lain lebih baik dari dirinya adalah orang yang tidak menikmati tindakan perubahan ilahi. Ia tidak akan dapat menyanyikan mazmur bagi Allah. Kalaupun ia menyanyi, itu hanya dari mulutnya saja tetapi tidak dari hatinya.

Nyanyian orang percaya haruslah untuk selama-lamanya. Orang yang menikmati perubahan ilahi akan bernyanyi terus sepanjang hidupnya, baik di kala suka atau duka. Orang yang tidak menikmati perubahan ilahi, nyanyian akan dilakukan pada saat ingat atau hati sedang dingin. Marilah bernyanyi karena Allah selalu melakukan berbagai perubahan dalam hidupmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar