“Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia...” (Ibrani 9:11).
Kondisi orang Israel lemah dan tidak layak di hadapan Allah karena dosa-dosanya diselesaikan oleh Imam Besar mereka. Tetapi sayang sekali Imam Besar mereka adalah manusia yang terbatas. Imam Harun misalnya, ketika dia datang ke hadapan Allah dengan darah binatang, dia berperkara untuk dirinya sendiri dan untuk umat Allah. Hal itu dilakukan berkali-kali dan tidak kekal. Bahkan akhirnya Imam Besar Harun sendiri tidak kuasa melawan maut, dia mati. Yang dilakukan Imam Harun sebenarnya hanya gambaran tentang perkara besar yang akan datang kemudian.
Yesus Kristus adalah Imam Besar Agung kita. Tidak dengan darah binatang Dia datang kepada Allah, tetapi dengan darah-Nya sendiri yang mahal. Hanya satu kali saja untuk selamanya. Dialah wujud sebenarnya dari anugerah penyelamatan dan pembelaan Allah untuk umatNya. Yesus Kristus pernah mati, tetapi karena tidak ada dosa pada-Nya, maut tidak sanggup menguasaiNya. Melalui kematianNya, iblis yang berkuasa atas maut justru dikalahkan. Kebangkitan adalah bukti kemenangan-Nya. Perannya sebagai Imam Besar Agung atas kita tidak berhenti, tetapi tetap eksis sampai selama-lamanya.
Kita seringkali lemah oleh banyaknya tekanan, seringkali kita salah di hadapan Allah dan seringkali kita gagal, terutama gagal di dalam mempercayai Tuhan. Ketidaksempurnaan ini menyebabkan kita selalu memerlukan Imam Besar. Tanpa Imam Besar, mustahil kita punya kesanggupan untuk berdiri tegak di hadapan-Nya. Tetapi syukur Yesus Kristus telah menjadi Imam Besar Agung kita. Ketika kita bersalah, lemah dan gagal, Imam Besar Agung Yesus Kristus siap untuk menjadi Pembela kita. Ketika iblis, orang di sekeliling kita, atau bahkan ketika diri kita sendiri menuduh kita dan tidak mengampuni kita... pada saat kita datang kepada Imam Besar Agung Yesus Kritus, maka Dia siap membela kita. Dengan darahNya Dia siap membenarkan kita. Ini adalah anugerah yang hebat!
Renungan:
Apakah Anda sadar telah memiliki Imam Besar Agung yang demikian hebat? Jika kita sadar, tentunya kita tidak akan terus tinggal dalam kegelisahan. Sebesar apapun masalah, tidak akan membuat kita menyerah kalah. Sebesar apaun kesalahan yang terlanjur kita lakukan, tidak akan kita biarkan Iblis terus mempermainkan kita dengan tuduhannya. Tentunya kita akan bangkit dan berseru kepada Yesus Kristus. Kemurahan dan keperkasaan-Nya pasti menguatkan dan melayakkan kita menerima segala kemenangan.
Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar