16 Maret 2010

PENGALAMAN BERJUMPA DENGAN YESUS MENJADI DAYA UNTUK BERSAKSI

Bacaan diambil dari kitab Yohanes 1 : 45-46

Perjumpaan dan perkenalan Filipus dengan Yesus, membawa perubahan dalam dirinya. Kuasa Yesus yang telah menarik Filipus untuk mengikuti Dia, ternyata telah menguasai dan mendorong Filipus untuk menceritakan dan memperkenalkan Yesus kepada yang lain. Itulah yang kita baca. Bahwa ketika bertemu dengan Nathanael, Filipus langsung menceritakan Yesus.
 
Yang menarik dari kesaksian Filipus adalah ia menyaksikan tentang Yesus berdasarkan pemahamannya tentang Kitab Suci, yaitu bahwa Yesus dari Nazareth adalah penggenapan dari seluruh pengajaran Musa dan pemberitaan para nabi. Hal ini harus kita mengerti karena Nathanael adalah seorang pemuda Yahudi lainnya bahwa tidak ada sesuatu yang baik, yang akan muncul dari Nazareth. Itulah yang tampak dalam respons Nathanel terhadap kesaksian Filipus.
 
Kita sering menjumpai banyak orang seperti Nathanael yang hidup menurut pemahaman lama yang telah berakar kuat di pikiran dan hatinya. Mereka tetap begitu karena belum berjumpa dengan Tuhan Yesus. Sebenarnya mereka ingin sekali berjumpa dengan Tuhan Yesus dan mau berubah; tetapi tidak ada yang menjelaskan tentang Yesus kepada mereka, kesaksian yang disampaikan terasa kering dan tanpa makna; tidak disertai kuasa dan pengalaman perjumpaan, sehingga tidak meyakinkan.

Mari kita menjadi seperti Filipus. Kita berusaha menyaksikan tentang yesus kepada orang lain, bukan hanya berdasarkan pengetahuan kita, tetapi terpenting berdasarkan pengalaman perjumpaan kita dengan Yesus; bukan dengan kekuatan kita, tetapi terlebih dengan kuasa yang Tuhan berikan kepada kita, tetapi terlebih dengan kuasa yang Tuhan berikan kepada kita. Penting juga untuk kita melihat latar belakang orang yang kepadanya akan kita saksikan tentang Yesus, agar kesaksian kita tidak kering, tetapi penuh makna dan dapat dimengerti.

Salam sejahtera di dalam Tuhan kita "Yesus Kristus"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar